Edukasi Tablet Tambah Darah dan Screening Anemia pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.62354/healthcare.v4i2.199Keywords:
adolescent anemia, iron tablets, anemia screening, reproductive health education, school health unitAbstract
Anemia among adolescent girls is a health problem affecting fitness, learning concentration, productivity, and reproductive health readiness. This community service activity aimed to improve adolescents' knowledge of anemia, strengthen understanding of iron tablet consumption, and promote early detection through anemia screening at SMA Nahdlatul Ulama I Gresik. The methods included coordination with school and school health unit staff, educational media preparation, interactive counseling, nutrition education, iron tablet consumption guidance, anemia screening, brief counseling, and evaluation using questionnaires/quizzes and participant feedback. The activity was conducted from 8 to 30 November 2024 with school facility support and teacher/UKS assistance. The results showed improved adolescents' understanding of anemia risks, iron-rich dietary patterns, proper iron tablet consumption, and the importance of periodic health checks. The outputs included an activity report, article draft, and educational media used during implementation. This school-based program may strengthen sustainable prevention of anemia among adolescent girls.
Downloads
References
[1] P. Sari, D. M. D. Herawati, M. Dhamayanti, and D. Hilmanto, "Anemia among adolescent girls in West Java, Indonesia: related factors and consequences on the quality of life," Nutrients, vol. 14, no. 18, p. 3777, 2022, doi: 10.3390/nu14183777.
[2] E. R. Astuti, "Literature review: faktor-faktor penyebab anemia pada remaja putri," Jambura Journal of Health Science and Research, vol. 5, no. 2, pp. 550-561, 2023.
[3] D. Izmah, "Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Al-Muhtadin Depok," The Journal of Indonesian Community Nutrition, vol. 12, p. 144, 2023.
[4] A. S. Siyami, K. Achyar, and I. R. Kusuma, "Hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia pada remaja putri," Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, vol. 3, no. 2, pp. 80-86, 2023, doi: 10.14710/jrkm.2023.18844.
[5] World Health Organization, WHO Guideline on School Health Services. Geneva: World Health Organization, 2021.
[6] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Buku Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2021.
[7] Marselina, M. J. Rau, H. Buchair, Rahmania, M. Umar, D. Simbaju, and D. A. Hartini, "Penyuluhan anemia dan pemberian Tablet Tambah Darah pada remaja putri," Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 3, pp. 897-903, 2023, doi: 10.33860/pjpm.v4i3.1932.
[8] A. M. Asikin and Nurfaidah, "Pengaruh edukasi anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting," Jurnal Berita Kesehatan, vol. 17, no. 2, pp. 43-47, 2024, doi: 10.58294/jbk.v17i2.195.
[9] A. C. Dewi, I. Chakim, R. Astuti, and I. Rokhyanti, "Edukasi anemia, pemeriksaan hemoglobin dan pemberian Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMA N 01 Toroh," Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 4, no. 2, 2024, doi: 10.26714/jipmi.v4i2.640.
[10] Riyanto, I. Oktaviani, I. Sariyanto, and R. Mulyani, "Edukasi peningkatan pengetahuan tentang stunting, skrining anemia dan pemberian Tablet Tambah Darah pada remaja putri," Journal of Human and Education, vol. 4, no. 2, pp. 306-315, 2024, doi: 10.31004/jh.v4i2.1159.
[11] N. A. Amanupunnyo, A. Batmomolin, and M. Amrullah, "Peningkatan pengetahuan remaja putri tentang Tablet Tambah Darah dalam pencegahan anemia melalui metode edukasi kesehatan," Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 2, no. 7, pp. 2911-2916, 2024, doi: 10.59837/jpmba.v2i7.1360.
[12] Taufiqurrahman, F. Hafid, Mujayanto, H. Sumasto, A. Nuswantari, and J. N. Arifah, "Peningkatan pengetahuan pencegahan anemia melalui edukasi interaktif bagi remaja putri di SMP Negeri 2 Balerejo," Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, vol. 4, no. 2, 2024, doi: 10.56303/jppmi.v4i2.910.
[13] Karwati, D. Yanti, and S. Maryati, "Kebiasaan minum Tablet Tambah Darah dan kejadian anemia pada remaja putri," Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, vol. 15, no. 3, 2024, doi: 10.33846/sf15303.
[14] E. A. Alfianti, F. F. Dieny, D. M. Kurniawati, and H. S. Wijayanti, "Perbedaan asupan zat gizi, pengetahuan anemia, dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di pesantren dan nonpesantren," Jurnal Gizi Klinik Indonesia, vol. 21, no. 1, 2024, doi: 10.22146/ijcn.93227.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rakhmalia Imeldawati, Ainun Ganisia, Nurul Fathiyyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/









