Gerakan Stimulasi Kecerdasan Sosial Anak: Intervensi Edukatif Non-Gadget pada Anak Prasekolah di Kabupaten Banjar

Authors

  • Rusmilawaty Program Studi Kebidanan, Program Diploma Tiga, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin https://orcid.org/0000-0002-0583-2653
  • Norlaila Sofia Program Studi Kebidanan, Program Sarjana Terapan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Vonny Khresna Dewi Program Studi Kebidanan, Program Sarjana Terapan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.62354/healthcare.v4i3.228

Keywords:

Social Intelligence, Traditional Games, Preschoolers, Screen Time, GASAK Module

Abstract

Penggunaan gawai berlebihan pada anak yang di Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar memicu defisit keterampilan sosial dan kemandirian hingga 70%. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas orang tua, kader Posyandu, dan guru PAUD melalui program GASAK! (Gerakan Stimulasi Kecerdasan Sosial Anak) berbasis modul dan intervensi non-gawai edukatif berupa permainan tradisional (badaku , bakiak, lompat tali). Manfaat kegiatan ini adalah terwujudnya lingkungan pengasuhan responsif serta peningkatan kecakapan sosial-emosional anak secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, edukasi interaktif menggunakan Modul “Bermain Bersama Anak”, kelas bermain komunitas, evaluasi (pre-posttest dan Social Skill Improvement System/SSIS), serta pembentukan pendampingan WhatsApp Group. Kegiatan edukasi diselenggarakan pada 7 Mei 2026 yang diikuti oleh 27 peserta (20 orang tua balita, 4 guru PAUD, 3 kader Posyandu), kelas praktik bermain komunitas pada 18 Mei dan 3 Juni 2026 yang melibatkan 20 anak di PAUD Desa Pasar Jati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan sasaran dalam kategori “Baik” dari 25,9% menjadi 63,0%, serta kategori “Kurang” menurun dari 51,9% menjadi 0,0%. Keterampilan sosial anak berdasarkan evaluasi menggunakan Social Skill Improvement System/SSIS menunjukkan 65,0% (13 anak) berada pada kategori tinggi, 25,0% sedang, dan hanya 10,0% pada kategori rendah. Program GASAK! efektif mengalihkan ketergantungan gawai menuju interaksi sosial kooperatif yang positif

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Acquah E. Predictors of underweight in children under-five years in Ghana. Ghana Med J. 2019;53(1):71–8. doi:10.4314/gmj.v53i1.11

2. Bekele SA, Fetene MZ. Modeling non-Gaussian data analysis on determinants of underweight among under five children in rural Ethiopia: Ethiopian demographic and health survey 2016 evidences. PLoS One. 2021;16(5):1–10. doi:10.1371/journal.pone.0251239

3. Agustina SA, Rahmadhena MP. Analisis Determinan Masalah Gizi Balita. Jurnal Kesehatan. 2020.

4. Birhan TY, Angaw DA. Trends and Determinants of Underweight among Children under Five Years in Ethiopia: Further Analysis with Ethiopian Demographic and Health Survey 2005-2016 - Multivariate Decomposition Analysis. J Nutr Metab. 2022;2022:15–9. doi:10.1155/2022/6663756

5. Chowdhury MRK. The prevalence and socio-demographic risk factors of coexistence of stunting, wasting, and underweight among children under five years in Bangladesh: a cross-sectional study. BMC Nutr. 2022;8(1):1–12. doi:10.1186/s40795-022-00584-x

6. Banjar DKK. Profil Dinkes Kabupaten Banjar. 2021.

7. Djamaluddin N, Hadju VA. Pendampingan Balita Underweight dan Refreshing Kader Posyandu untuk Meningkatkan Status Gizi Balita (Mentoring Underweight Under Five Children and Refreshing Posyandu Cadres to Improve the Nutritional Status of Under Five Children). Jurnal Kolaboratif Sains. 2023;6(9):1104–10. doi:10.56338/jks.v6i9.4078

8. Al Faiqah Z, Suhartatik S. Peran Kader Posyandu Dalam Pemantauan Status Gizi Balita: Literature Review. Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt). 2022;5:19–25. doi:10.31605/j-

9. Sofia N, Zubaidah T. Masa Emas Otak Anak (Rumah, Bidan, dan Bukti Ilmiah untuk Generasi Cerdas). Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Group; 2025. PubMed PMID: 38252772.

10. Sofia N, Zubaidah T, Rusmilawaty. Kesehatan Otak pada Anak Usia 24–36 Bulan: Peran Kualitas Hunian dan Kebidanan Berbasis Bukti. Skala Kesehatan. 2025;16(2):63–74.

11. Hossain FB. Double burden of malnutrition in children aged 24 to 59 months by socioeconomic status in five South Asian countries: Evidence from demographic and health surveys. BMJ Open. 2020;10(3). doi:10.1136/bmjopen-2019-032866

12. Islamiyah S, Inayah Z. [Judul tidak lengkap pada sumber asli - hanya berisi header ISSN jurnal]. Jurnal Malahayati. 2023;10(3):1672–80.

13. Indonesia KKR. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. 2020.

14. Indonesia KKR. Profil Kesehatan Indonesia 2021 [Internet]. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2022. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id

15. Makassar K. [Judul tidak lengkap/tidak jelas pada sumber asli]. Jurnal Promotif Preventif. 2020;3(1):58–68.

16. Nurbaya, Saeni RH, Irwan Z. [Judul tidak lengkap pada sumber asli - hanya berisi kode file ’6579-24598-1-Pb’]. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri). 2022;6(1):678–86.

17. Nuzula RF, Arfan NA, Ningrum S. Peran Kader Terhadap Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Di Posyandu. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu. 2023;14(01):18–21. doi:10.55426/jksi.v14i01.246

18. Pratiwi WR, Hasriani S. Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Kurang Pada Balita Di Puskesmas Doi-Doi Kabupaten Barru. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri). 2023;6(2):62–70. doi:10.31102/bidadari.2023.6.2.62-70

19. Rusmilawaty R, Tunggal T, Daiyah I. Determinan Kejadian Berat Badan di Bawah Garis Merah (BGM) pada Balita. Jurnal Bidan Cerdas. 2020;2(2):81–9. doi:10.33860/jbc.v2i2.64

20. Madigan S, Browne D, Racine N, Mori C, Tough S. Association Between Screen Time and Children’s Performance on a Developmental Screening Test. JAMA Pediatr. 2019;173(3):244–50. doi:10.1001/jamapediatrics.2018.5056

21. Fitriyani D, Sari AN. Permainan tradisional sebagai sarana pengembangan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 2023;12(1):45–53.

22. Leksana DM, Hidayati S, Pramono H. Permainan tradisional sebagai media bimbingan klasikal dalam mengembangkan tugas perkembangan sosial emosional AUD. Jurnal Pendidikan Indonesia (IJoEd). 2025;2(1):78–84.

Downloads

Published

2026-09-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Gerakan Stimulasi Kecerdasan Sosial Anak: Intervensi Edukatif Non-Gadget pada Anak Prasekolah di Kabupaten Banjar. (2026). Health Care : Journal of Community Service, 4(3), 212-227. https://doi.org/10.62354/healthcare.v4i3.228