Kolaborasi Internasional UNITOMO-UniSZA: Transformasi Kesadaran Kesehatan Masyarakat Pesisir di Ekowisata Mangrove Wonorejo Menuju Indonesia Sehat 2030
DOI:
https://doi.org/10.62354/healthcare.v2i3.183Keywords:
Health Awareness, Coastal CommunityAbstract
Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo menghadapi tantangan kesehatan lingkungan dan keterbatasan literasi kesehatan masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan (health awareness) melalui kolaborasi internasional antara Prodi S-1 Kebidanan Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO) dan Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi persiapan, sosialisasi lapangan (fieldwork), diskusi kelompok terpumpun, serta evaluasi berbasis data. Sebanyak 40 peserta terlibat dalam kegiatan ini dengan penilaian menggunakan skala Likert untuk mengukur skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator capaian, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman ekosistem mangrove bagi kesehatan (2.8 ke 4.6) dan sikap terhadap Pola Hidup Bersih dan Sehat (3.2 ke 4.7). Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat lokal tetapi juga memperluas wawasan global mahasiswa melalui pertukaran metode community health engagement. Disimpulkan bahwa integrasi perspektif global dan pendekatan humanis efektif dalam membangun fondasi kesehatan masyarakat yang tangguh dan mendukung keberlanjutan ekowisata pesisir.
Downloads
References
1) Anwar, K., & Rosdiana, D. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(1), 45-52.
2) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024: Menuju Indonesia Sehat 2030. Jakarta: Kemenkes RI.
3) Mulyadi, A., & Saputro, S. (2021). Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Wonorejo, Surabaya. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 5(2), 88-96.
4) Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
5) Pemerintah Kota Surabaya. (2023). Profil Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo dan Tantangan Sanitasi Lingkungan. Surabaya: Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya.
6) Pratiwi, R., dkk. (2023). Integrasi Global Health dalam Kurikulum Kebidanan: Tantangan dan Peluang Kerjasama Internasional. Jurnal Edukasi Kebidanan, 9(3), 112-120.
7) Sulaeman, E. S. (2021). Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan: Teori dan Implementasi. Surakarta: UNS Press.
8) UNESCO. (2021). Sustainable Development Goals and Coastal Protection: The Role of Mangrove Ecosystems. Paris: UNESCO Publishing.
9) Universitas Dr. Soetomo. (2023). Panduan Pengabdian Masyarakat dan Implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Surabaya: LPPM UNITOMO.
10) World Health Organization (WHO). (2022). Community Engagement: A Guide for Public Health Activities in Vulnerable Areas. Geneva: WHO Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Cyntia Hemas Febrina, Putri Gunawan, Angel Erbabley

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/









